Archive for April, 2007

TRC

TRC
(Turkey Red Crecent)

hore….hore…hore….. (udah lama kan ngak dengar kalimat ni ? kalimat yang waktu kecil
populer banget. asal senang pasti bawaannya ngumandangin kalimat ini. apa lagi klo udah
rame2… duuuuhhh…. jadi teringat masa-masa kecil dulu).
yup, why aku senag tuk kali ni. coz besok aku mo pualng kampung. y… walau ada yang begitu
penting disini, terpaksa dech aku tinggalin. bagi aku itu, keluarga itu everything. percuma klo
kita punya semua tapi ga punya keluarga.
dan…. satu yang bikin jadi hari ni bernilai banget. itu tuh… waktu conversation class di turkey
red crecent… ada nih satu sohib aku (masih SMA sih) yang biasanya sering banget dukung
aku klo buat acara-acara bikin ulah dan onar. (maaf ya turkey RC… but here’s real style of
me. ntar klo nggak cocok kita pesan style yang lain dech.hehhehehe…)
back to my friend, waktu tadi ada vacation, eh… dia angkat tangan. awalnya sich si mentor mo
basa basi tuk nyari bakat trus ngebongkar kemampuan para petarung yang ada dikelas itu. dia
ceritain tentang pengalaman dia waktu tsunami tahun 2004 dulu.
emang sih bagi sebagian orang…semua itu udah berlalu. udah jadi kenangan walau pun mungkin
nggak bisa dikubur dalam2 karena kehadirannya terus membayangi (duuuh, klise banget). dia
cerita pengalaman dia waktu kejadian dia di sekolah… orang2 teriak air naik!! air naik!!!
“aku nggak tau apa yang sedang dibicarakan sama orang-orang dalam bahasa aceh itu. tapi
kulihat ada kayak dinding hitam yang siap menerpa aku yang sedang kebingungan itu. disana
bukan aku yang kupikirkan. tapi orang tuaku… apakah aku masih bisa ketemu dengan ayah
mamak aku.
trus waktu air udah mulai tenang. aku balik ke rumah. aku cari mamak nggak ada. tapi syukur
dech… mamak nggak apa2. kulihat mamak berdiri. alhamdulillah… aku lihat mamak selamat.
akhirnya kami ngungsi ke lambaro (nama satu tempat di aceh besar).
mamak masuk rumah sakit (mungkin karena bencana tsunami, aku (arbi) nggak tau). disana
kulihat mamak terakhir. sekarang dia udah nggak ada lagi. udah pergi ninggalin aku.”
(dia ceritain ini dalam bahasa inggris, jadi disederhanakan biar mudah dipahami. kenapa ibu
masuk rumah sakit, aku nggak tau… trus setelah ditelusuri dari teman satu sekolahnya.
ternyata ayah ibu dari sobat aku yang masih SMA ini udah nggak ada di dunia ini lagi)
duuuuh, sobat… (ni sekarang aku nih yang cerita). dia nangis waktu nyeritain ini. nggak ada
yang nggak haru. aku aja yang biasa bikin ribut, kali ini terdiam dan beralih fungsi untuk
mobilisator aplaus massal satu class. moga-moga aja si teman lulus dari tes kerjaan ini.
yaaaah…. haru ya…? klo diingat-ingat aku juga sedih.
di selang2 cerita dia sering nyisipin humor ke kami. tapi aku yakin didalam sana dia itu udah
nggak bisa ngebendung air mata lagi. buktinya waktu dia cerit dia itu udah sesak narik
nafasnya (kok tau ? soale waktu di seuramo temuleh aku pernah juga kayak gini. modusnya,
dikerjai.)
tapi yakin dech sobat. teman aku yang satu ini bakal cepat banget matang pribadi n
karakternya. orang-orang yang kayak gini nih biasanya lebih tau arti dari hidup. paling bisa
bersyukur klo ada nikmat walau cuma sediikit. dan jadi orang yang nggak cepat puas dengan
kondisi sekarang ini. nah, makanya orang-orang yang kayak gini nih yang banyak banget
berdiri di puncak kesuksesan. ukan sembarang sukses sobat, tapi sukses yang sejati.
dan untuk kita-kita nih yang masih punya orang tua. jangan di sia-siain ya… kita lihat sobat
kita tadi (maaf ya sobat…) mungkin sampe sekarang kerinduan untuk ketemu ibu sama
bapaknya udah muncak banget. tapi apa daya… bukan nasi yang udah jadi bubur… tapi takdir
yang udah berlaku. kita nih, yang masih bisa ngemuliain ortu why not. ya kan ?
ups, udah mulai maghrib nih, tuh udah azan…. oiya untuk selanjutnya kayaknya tulisan kita
NON AKTIF dulu ya… soale aku lama di kampung. bisa ampe sebulanan gitu… tapi yang
penting… hati kita tetap nyatu.

tetap optimis,
arbi… arbi… arbi anak B’ Joel

No comment »

MOVE or LOSE !

-BERGERAK atau KALAH-
Setiap manusia adalah generasi perubahan, tiada yang statis didalam kehidupan ini, semuanya harus bergerak dan berubah. Sejalan dengan hal itu ada dua keadaan yang akan dihadapi oleh setiap sesuatu yang berubah dan bergerak, menjadi lebih baikkah atau menjadi lebih buruk. Namun yang jelas semuanya itu memberi arti tersendiri, jika menjadi lebih baik maka hal tersebut merupakan suatu keberhasilan, namun jika sebaliknya, merupakan sebuah pengalaman yang berharga yang tidak pernah ditemukan dimanapun kecuali dimadrasah perubahan.
Madrasah yang mendidik insan-insan pemberani yang penuh dengan semangat menghasilkan karya-karya untuk peradaban. Intinya, hidup yang sekali ini haruslah memberi arti. Di madrasah ini, buku-buku pengalaman yang mengajarkan generasi perubahan ini agar memiliki karakter didalam bertindak, didalamnya ada lembaran-lembaran cinta yang ditulis dengan pena kasih sayang. Apa lagi yang kurang ? tinggal bagaimana cara generasi ini memberdayakan dirinya dengan terus melakukan peningkatan kwalitas maupun kwantitas melalui tuntunan sang guru yang bernama kehidupan.
Semangat adalah harapan, harapan adalah cita-cita, dan cita-cita bukanlah mimpi namun kenyataan masa depan yang terlebih dahulu lahir saat ini. Kita sudah bosan dengan ketertinggalan, kita sudah muak dengan kebodohan. Kini saatnya kita berdiri, bersiap untuk berlari mengejar kertinggalan. Jangan hitung berapa tetesan keringat yang jatuh, jangan biarkan air mata itu kembali mengalir karena terus didalam penyesalan, kini saatnya kita sapu air mata itu, cukuplah sudah kita didalam kesedihan dan keterpurukan. Ayo! Bersama kita berlari mengejar secercah cahaya harapan yang kian lama kian mendekat, gapai cahaya itu !genggamlah dengan tangan cinta dan ceritakan kepadanya tentang perjuanganmu, hingga ia enggan untuk tidak memberikan butiran kemuliaan dan keagungan kepada dirimu sebagai kunci untuk bertemu dengan Tuhanmu.
Kini tersenyumlah!dirimu akan sampai kepada satu puncak dari pendakianmu dimana terdapat mata air didalamnya. Ia adalah harapan. Jangan pernah menyerah didalam menuntut ilmu, langkah pertama memang sulit, namun yakinkah, dilangkah – langkah selanjutnya, tiada yang engkau dapat kecuali hanya keridhaan dan berkah dari Allah.
Selamat atas puncak pendakianmu, dan bersiaplah! Bersiaplah untuk melakukan pendakian kembali untuk mencapai puncak yang lebih tinggi lagi. Hingga engkau bertemu dengan Penciptamu nanti.
Sebuah Kabar gembira kepada orang-orang yang beriman

IDENTITY
Name : Arbi Hadi Zulkarnain
Status : Mahasiswa FE manajemen Unsyah semester 1
Occupation :
- founder Arbi center ; TOTAL ACTION (motivation Spiritual,Emotional,Intelegence,Adversity)
- founder REVOLUTION community
Contact : 0813 7074 7160

No comment »