PEOTROPHOBIA…make me sad,
Arbi Hadi,M.Vp untuk sahabat fs :
belum lagi tuntas puluhan bahkan ratusan masalah mendera negeri. baru-baru ini muncul lagi masalah global yang secara otomatis akan berakibat kepada kondisi ekonomi dan politik indonesia. harga minyak yang menembus $135 perbarel. yang menjadikan pemerintah memilih opsi menaikkan harga 28,7 % BBM tersebut.
miris memang. namun apa nanya. tak ada yang menghendaki seperti ini,. yang bisa senyum kali ini hanya negara super minyak saja (iran, venezuela; yang entah kenapa kebetulan merupakan negara - negara oposan dari US).
kasus di Bali, Ibu yang menggorok anaknya hingga tewas kemudian menusuk ulu hatinya untuk bunuh diri dilandasi faktor lemahnya ekonomi.
dua anak yang minum susu yang ber"air"kan pestisida sengaja dilakukan seorang ibu di simalungun, sumut. juga karena himpitan ekonomi.]
1998, mahasiswa menjadi andalan. mereka pahlawan.
2008, terjadi pergesaran, bukan peningkatan dari misi awal mereka sebagai wakil dari rakyat kecil. semuanya berawal dari KEPENTINGAN.
tak ada lagi gunanya kita berandai. macan mengaum itu sejarah. kini ia hanya macan ompong yang mengalami tulang keropos dini pada tahun 1998.
kini, lembaga internasional menyatakan minyak dunia diprediksikan menembus $200 per barrel. kita lihat realitas. indonesia hanya menangani masalah hingga minyak pada kisaran $135 per barrel. akan jadi apa negeri ini jika kenaikan minyak menembus $150 per barrel? jadi teringat dengan Resident Evil. dimana setiap makhluk saling serang. kanibalis, brutal.. inikah cerminan negeri ini dimasa depan ?
hampir mendekati betul apa yang dikatakan seorang prof. diawal 1998 dulu : "Indonesia beranjak dari negara yang lamban menuju negara yang gagal."
benarkah statement ini? jika TIDAK, apa yang telah dan akan sahabat lakukan ?
maka tidak bisa disalahkan apa yang diucapkan dosen dikelas saya. "apa yang anda siapkan di 2009?"
ketika seisi kelas kompak mengatakan "skill",
sang dosen membalas dengan satu kalimat "kalau saya sediakan parang !!!"