Archive for June, 2008

si JOMBLO yang baik hati.

"eureka!!!" air bertumpahan, tak sadar ia berlari dengan keadaan tanpa sehelai benag pun. lelaki ini begitu girangnya. ia berlari menuju kerajaan untuk betemu raja.

akhirnya, archimedes menemukan hukumnya. seberapa banyak air yang keluar jika sebuah mahkota di celupkan kedalam sebuah bejana.

kalau ditelusuri memang, semua itu maslah persepsi. benar apa kata einstein : the present can’t solve the present problem. semua itu ada jika kita bisa keluar dari persepsi kita, singkatnya; OUT OF THINKING.

nah, siapa sebenarnya si jomblo yang baik hati itu ? jawabnya : PIKIRAN.

awal penciptaan, yang menjadikan perbedaan. yang mengawali sebuah gagasan, dan yang mengendalikan benar atau tidaknya sebuah tindakan.

archimedes, einstein, newton, bahkan anda, saya adalah produk dari PIKIRAN.(si jomblo)

kenapa ia baik hati ? karena ia memennuhi apa yang kita inginkan. saya, anda adalah majikan dari pikiran. permintaan apa saja pasti akan di kabulkan. bahkan jika anda meminta penderitaan, 100% akan dikabulkan.

namun, kenapa harus negatif yang kita pinta ? ruh ilahiah telah terhembuskan disanubari setiap insan. sifat ketuhana ; adil, kasih, cinta, kebenaran. telah terpatri. pantaslah jika yang kita harap kepada pikiran yang serba baik. meski yang terkecil hanya : ASA.

Arbi Hadi, M.Vp untuk sahabat fs.Futurearbh_4

No comment »

HE MADE MONEY, DIDN’T CREAT THE SYSTEM

"now, we are going to change it", kalimat ini yang dikatakan seornag inovator, sekaligus perancang facebook.com, juga sebagai penggagas internet sebagai sarana "social network" (baca majalah TIME (english) terbitan minggu lalu), Zukerberg.One_purpose

kalimat ini yang menggerakkan jariku dengan tuts di keyboard untuk berbagi bersama kamu. dengan tujuan untuk menumbuhkan kesadaran agar tak menyesal dikemudian hari.

"100 tahun yang lalu. adik dari eyang buyutku adalah seorang "toke" angkutan. maklum saja, jika pada waktu itu yang ada hanya kuda, maka tak heran jika beliau memiliki puluhan kuda.

tak jarang ia menjual jasanya untuk mengangkut barang dari satu tempat ke tempat lain. ia terus melakukannya dari waktu ke waktu.dan menjadi salah seorang terkaya kala itu."

begitu nenekku menceritakan itu kepadaku.

kini, anak cucunya tak sedikitpun dapat menikmati hasil kejayaannya. kenapa ? hanya ada satu jawaban untuk yang satu ini.

HE MADE MONEY, DIDN’T CREAT THE SYSTEM

Andai kala itu ia berpikir lebih jauh. apa yang akan terjadi sekarang ini. tentunya ia akan beradaptasi dengan kondisi dan teknologi.

tapi apa nanya, dari hari ke hari, yang ia tahu hanya kuda..kuda…dan kuda sebagai kenderaan.

memang agak sedikit rumit dan berkelit. jika kita menciptakan sebuah sistem,. dan sebaliknya, terasa amat instan untuk "made money"

sayangnya, kita sering melupakan fungsi dari "money" itu sendiri. ia hanya seonggok barang, nilai tukar dn fasilitas. bukan akhir dari usaha.

sementara sistem, dapt dikatakan sebagai aset, semakin baik, semakin manjur dan hasil akhirnya, MONEY WILL COME TO YOU.

sistem juga bersifat jangka panjang, bermanfaat untuk masa tua kita, anak-anak, cucu-cucu bahkan keturunan generasi selanjutnya akan amat berterima kasih kepada sahabat karena telah menciptakan sistem itu. THANK GREAT GRANDPA!

"konon, keturunan gerasi ke tiga dari adik eyang buyut itu kini sering "mangkal" di sekitaran tugu kota hanya untuk mencari penumpang dengan becak dayungnya.."nenekku menambahkan.

=
Futurearbh_3
Arbi Hadi, M.Vp untuk sahabat fs.

No comment »

KARENA DOSEN TAK MAMPU SEKOLAHKAN ANAKNYA.

arbi hadi, M.Vp. untuk sahabat fs :Futurearbh_2

tahun 2008 ini, tahun yang surprise buat indonesia. selain kabarbaik
dengan 100 tahun kebangkitan nasional. tak pelak dengan berita miris
tentang naiknya harga minyak dunia. yang secara otomatis akan berakibat
kepada harga kebutuhan. lagi-lagi yang menjadi last victim adalah
RAKYAT.

benar kata Butet Kertajasa dalam KABARETnya…yang namanya penderitaan
adalah pakaian dari rakyat. kalau tidak menderita, bukan rakyat
namanya. kalau sangat menderita itu baru RAKYAT BANGET!

tadi pagi, ketika matahari sedang merengut dan malu untuk menampakkan
wajahnya dengan sempurna. secangkir kopi susu menemaniku. dibarengi
dengan surat kabar yang bertuliskan : ANAK KULIAH, AYAH GANTUNG DIRI.

seorang kuli panggul yang tak sanggup menghadapi himpitan ekonomi ini,
ditambah lagi anak keduanya yang akan masuk SMA terpaksa harus
mengambil jalan pintas. tak bisa disalahkan memang. bisa jadi jika kita
pada kondisi bapak ini, kita juga tak akan sanggup menghadapinya.

apalagi dengan data yang disampaikan oleh SCTV berikut, dalam liputan 6
nya menyampaikan : UNTUK MASUK PTN, (KEDOKTERAN UI sebagai analogi),
DIBUTUHKAN DANA MASUK SEBESAR 90 JUTA RUPIAH. semahal inikah pendidikan
dinegeri ini ?
Dirjen pendidikan tinggi mengatakan : akan ada subsidi silang mengenai
hal ini. mahasisiwa pintar yang miskin hanya dikenakan biaya kuliah
sebesar 100.000 rupiah persemesternya.

lantas, APAKAH YANG HARUS PINTAR YANG BISA KULIAH ? BAGAIMANA DENGAN
MAHASISWA YANG MISKIN YANG TIDAK PINTAR, TAPI MAU…SEKALI LAGI, MAU
KULIAH? sepertinya standar IQ sebagai acuan perlu dikaji ulang.

tak salah dosen menulis karyanya dan menempelkannya di majalah dinding
kampus dengan judul : DOSEN TAK MAMPU KULIAHKAN ANAKNYA. hanya dengan
gaji kecil, tunjangan yang relatif sedikit, serasa tak sebanding dengan
yang diberikan seorang pahlawan dengan tanda jasa "Mr. TANPA" ini.

konon, dinegeri seberang, honorarium yang diberikan kepada dosen disana
30 x lebih besar dari dosen dinegeri ini. sehingga pendidikan bisa
terus dipacu. dosen hanya melakukan research..research dan research.
kemudian mempublikasikannya dalam bentuk karya ilmiah.

lantas, kita lihat kondisi negeri ini. apa yang dilakukan dosen ?
semuanya memiliki side job. tak bisa disalahkan. karena apa yang
diberikan kepada mereka jauh dari cukup. banyak kelas yang terabaikan,
mahasiswa yang hanya bertitel sarjana, namun bersikap durjana. mengapa
dosen melakukan hal tersebut ? KARENA DOSEN TAK MAMPU SEKOLAHKAN
ANAKNYA.

No comment »

INDONESIA BISA !!!

Futurearbh Arbi Hadi, M.Vp. untuk sahabat fs :

"INDONESIA BISA !" kalimat ini yang diulangi beberapa kali dengan semangat oleh presiden SBY dalam pagelaran 100 tahun kebangkitan nasional dengan 100.000 audiens, dan 30.000 peserta. serentak ditayangkan diseluruh stasiun tv dan akunya sebagai tayangan yang hanya ada setiap 100 tahun sekali. inilah indonesia bangkit dengan mengusung tema : INDONESIA BISA.

sedikit tampak paradoks dengan kondisi saat ini. tepat dibulan yang menjadi penggema kebangktan indonesia yang ke 100 tahun, harga BBM juga melambung yang berakibat pada kondisi perekonomian dan politik indonesia. lain lagi pra 2009 yang menjadi tahun pilpres langsung yang kedua. menjadi kata "puji" jauh daru mulut para politisi. dan lagi-lagi tugas rumah bangsa ini yang tak kunjung dapat diselesaikan sepanjang 100 tahun  : KEMISKINAN.

akademisi, bisnis, dan pemerintah. inilah kata kunci solusi masalah yang dihadapi sekarang ini. akademisi, dengan daya intelektualnya mampu mengangkat nama indonesia. sebut saja Prof. NELSON TANSU. lulusan SMU Sutomo 1 Medan ini, kini menjadi ahli semikonduktor dunia dengan mengantongi 8 hak paten di USA. bahkan pemerintah jepang pernah mengajak pulang ke jepang untuk berkarya di negeri sakura itu, namun ternyata hanya nama yang berujung "tansu". dengan sopan, "maaf pak, saya mengantongi parpor berlambang garuda". (mereka mengira Prof Tansu adalah warga negara Jepang ; Lihat photo)Nelson_tansu

didunia bisnis, banyak lahir para anak muda. dengan kemandirian yang tertempa maka dapat menjadikan indonesia yang mandiri dan dinamis untuk bersaing secara global.

pemerintahan. tampak angin positif berhembus untuk indonesia. kepala daerah dengan segala potensi. telah mampu mengangkat daerahnya ke taraf kehidupan yang lebih baik. sebut saja bupati gorontalo,Fadel Muhammad, We9gifvqme menjadikan daerah tersebut sebagai metropitan agribisnis. pak bupati  Jokowi dengan penertiban PKL yang meningkatkan PAD 10 x lipat dengan program TENDANISASI dan GROBAKISASInya.

ini mungkin cerminan Indonesia yang diramalkan akan menduduki posisi 10 besar ekonomi dunia 2030. tinggal kepada kita, siap atau tidak.

sepantasnya filosopi bunglon dapat kita teladani. warna boleh berganti mengikuti warna sekitarnya, namun, bunglon tetaplah bunglon.

kemandirian, inovasi, dan semangat kebangsaan menjadi inti dari ajakan negeri.

masa orde lama dan orde baru, militer menjadi gerbong terdepan. era reformasi, politik yang menjadi andalan. tidak tertutup kemungkinan. di pasca reformasi ini, saatnya EKONOMI yang menjadi tolak ukur taraf hidup negeri ini.

saatnya kita ganti persepsi. belajar dari kesalahan-kesalahan yang ada, dan terus kreatif!

INDONESIA BISA!!! Bisa1

No comment »