Archive for July, 2008

dan mereka pun menjadi miskin

Arbi Hadi, M.Vp untuk sahabat fs :

dan mereka pun MENJADI miskin ; sebuah renungan bagi maling bertoga

… sudah menjadi persepsi bangsa ini sepertinya. dalam buku "PIKIRAN YANG TERKORUPSI ; KWIK KIAN GIE" mengungkapkan hal ini dengan gamblang. tak hanya pikiran kita yang terkorupsi, otomatis, hati dan jiwa kita akan ikut terkorupsi.

mulai dari orang-orang atas legislatif, menembus pulau menyebrang lautan, para pejabat daerah yang seharusnya mengemban amanat penderitaan rakyat, kini malah kebanyakan menjadi pembuat penderitaan rakyat.

dari para kepala daerah, mengarah kepada kaki tangannya yang terkadang berwajah besi. hingga kepada para "pion" di "catur" pemerintahan tak mau ketinggalan. meski mereka pegawai kecil, namun mereka begitu gesit dan tanggap akan setiap kejadian dengan semboyan "pasti ada peluang !"

lumrah memang. dan hanya akan menjadikan lidah ini kelu dengan teriakan itu. tapi ada beberapa orang yang tak pernah menyerah atau merasa putus asa untuk mengembalikan negeri ini kepada negeri yang bermartabat dan terhormat. saya pribadi memberi apresiasi kepada mereka tersebut.

mahasiswa. ini sebenarnya yang akan menjadi inti cerita kali ini. pengalaman ketika didunia kampus (hingga sekarang). apa lagi menjelang akhir tahun / semester. beberapa instansi dan perusahaan menyadurkan beasiswa prestasi kepada para mahasiswa yang KURANG MAMPU.

yang uniknya, kini para mahasiswa hampir semuanya merasa KURANG MAMPU. sebenarnya apa ini ? masih menjadi pertanyaan yang belum terjawab. malang melintang, terkadang tenggelam dengan ilmu dan ajaran santun. lupakah mereka dimana etika ? bukan berarti memberi salam adalah akhir dari etika.

pemerintah provinsi dan kota, perusahaan (ada 3 pilihan) jelas-jelas mencantumkan "beasiswa kepada masyarakat ekonomi kurang mampu disertai dengan surat miskin yang disahkan oleh pemerintah".

tak ayal, akal pun tak buntu. mulai dari STEMPEL PALSU, TANDA TANGAN ASAL, DAN KOP SURAT HASIL SCANNING menjadi salah satu cara dari para MALING BERTOGA ini.

disini saya sedikit berbagi, lupakah kita kepada mahasiswa yang memang betul-betul yang kondisi ekonomi lemah yang tidak mendapat beasiswa ? bukan karena prasyarat yang didak komplit, tapi anda yang telah membuat urusannya semakin kompleks (karena mereka tidak sepandai anda dalam lobbi). kemana lari nurani ? kemana hijrahnya hati fitri?

dari tampilan sehari-hari saja mereka sudah lebih dari cukup. namun kenapa mereka bisa goal dalam mendapatkan beasiswa ini ? pasti mereka tidak sendirian. ada aparatur lain yang menjadi pelicin jalan mereka dengan maksud "mendapat fee" dari setiap mahasiswa (yang katanya) miskin.

kembali ke awal, benar apa kata KWIK KIAN GIE ; bahkan pikiran kita pun terkorupsi.

 

No comment »

arbi NEKAD bersama Radio Antero KBR 68 H ; mahasiswa dan wirausaha

salinan ini adalah beberapa penggalan hasil wawancara arbi NEKAD bersama radio antero KBR 68H pada tanggal 13 Juli 2008 di Banda Aceh dengan judul : MAHASISWA DAN WIRAUSAHA

"seberapa besar modal untuk sebuah NEKAD Production?"

"cuma sedikit…cuma sebatas NEKAD" aku menjawab pertanyaan host itu diawal pertemuan kami.

"ada sms yang masuk, katanya…kapan anda sebagai NEKAD Founder akan merasa cukup?"

"maksud anda puas?"

"iya, cukup itu maksdnya puas.."

"baru tadi siangt eman saya yang juga kebetulan seorang wapres mahasiswa unsyiah bilang : bro, jangan pernah merasa puas."

"saya balas dengan sms, : bro, cukup itu kalau batu sudah diatas kepala, dan orang-orang berdoa untuk kita. itu cukup yang sebenarnya"
acara itu di eksplorasi oleh host dengan berbagai pertanyaan. dua penelepon masuk . ada yang menanyakan apakah NEKAD Prodctn itu sejenis MLM ?

"bagaimana menurut anda?"

"saya rasa…..jelas, saya juga seorang yang anti MLM. bukan karena buruk. tapi karena competence saya tidak disana. satu sisi saya melawan, namun disisi lain, NEKAD menganut prinsip dari MLM itu sendiri. khususnya dalam NETWORK SOLUTION."

"nah, berbicara mengenai prinsip, apa ada kiat khusus atau pedoman dari NEKAD dalam berbisnis ?"

"ada..keluarga besar NEKAD menganut 4Q.."

"boleh saya tahu apa itu 4Q?"

"Qeterbaikan, Qemurahan, Qecepatan, Qeramahan" dengan tawa lepas, saya berhasil mengecoh host yang mengira "Q" itu adalah awalan baku dari sebuah kata.

"anda yang juga mahsiswa sekaligus sebagai pengusaha. apa yang mendasari anda sehingga ada dijalan ini ?"

"OK, sebenarnya saya lebih senang dipanggil sebagai PENGUSAHA yang nyambi kuliah." tawa lepas keluar dari bibir manis host.

"jadi anda mengesampingkan akademik anda ?"

"bukan itu maksud saya, kembali ke tekad saya HIDUP MATI JADI PENGUSAHA, artinya sekarang saya sedang berada dalam koridor yang sedang saya anggap benar. jadi kenapa harus saya lewatkan.."

"nah, kenapa anda memilih menjadi PENGUSAHA ? apakah itu sesuatu yang menjanjikan ?"

"yup, profesi sebagai pengusaha itu amat MENJANJIKAN..TANTANGANNYA!" host sedikit bingung.

"maksud saya, disana banyak tantangan-tantangan yang menjadikan kita manusia yang terus belajar. dari segi finance, saya tidak menjamin. tapi disinilah keasyikan jadi pengusaha."

"jadi, bagaimana menurut anda dengan penelepon tadi? tentang bagaimana memulai bisnis yang benar ?"

"menurut saya, hobimu adalah bisnismu. dan bisnismu adalah hobimu."

"OK, kita kembali ke NEKAD. bagaimana jika seseorang ingin menjadi keluarga besar NEKAD Production?"

"cukup dengan satu syarat ; PUNYA MODAL NEKAD!"

"hal yang mengenai administrasi ?"

"ooh, itu formalitas, kalau untuk data kebutuhan pihak luar itu diperlukan. begitu juga dengan posisi. kami semua tim, kami semua keluarga…direktur, marketer, staf atau apapun, itu hanya ada kalau ada pihak luar yang membutuhkan."

"nah, menjelang akhir program ini, bagaimana menurut anda NEKAD ke depan?"

"jujur saja…saya TAKUT. pertama takut jika NEKAD ITU BERTAMBAH BESAR. saya belum ada penangkal untuk itu."

"pesan dan prospek anda…"

"pesan saya…jadikan kata "PEGAWAI" bukan sebagai perioritas.mungkin karena kita jajahan BELANDA, yang dulunya orang indonesia hanya kerja sebagai PEGAWAI, dan tempatnya di DIENS (sekarang DINAS), jadi kita telah dijajah secara pikiran."

"dan untuk prospek saya, iklan akan dibutuhkan oleh siapapun, maka HIDUP ADALAH BERIKLAN"

No comment »

arus deras globalisasi itu bernama : EKONOMI.

persembahan kepada wanita terbaik dihatiku :
thanks mom, u teach about economic simply, eventough u’re not an master of Economic, but u’re the real of it! u show to me how to make Deal efectivily..tx!
u’re not wrong,  economic is simply.


seiring wktu,zaman orde baru lama berlalu. namun masih terngiaang dalam ingatan tiga pondasi yang digemingkan oleh si "smiling General", salah satunya pertumbuhan ekonomi. maka tak salah jika pada saat itu negeri kini diakui sebagai pengimpor minyak ini menjadi lumbung padi Asia kala itu.

ekonomi, lagi-lagi kata ini yang menjadi acuan. sebenarnya ekonomi ini binatang jenis apa ? atau malahan makanan yang berasal dari daerah mana ?  ini yang menjadikan aku tergerak untuk berbagi bersama sahabat dalma fs ini.

ketika kulihat teman-teman kampus sedang tertawa lepas. sesekali kopi itu diteguknya, disambung dengan tertawa yang lebih keras lagi. apakah ia tak pernah terpikir seberapa hancur sudah negara ini ? apakah ia tidak pernah mengamati pergerakan krisis energi (BBM) yang pernah menembus $US 140 ? aku tak menampik, atau jangan-jangan aku yang terlalu phobia dengan keadaan ini ?

sahabat fs, terlepas dari itu semua. ekonomi kini menjadi senjata terampuh. setelah terlepas dari sistem kolonoalisme,berlalu dengan imperialisme, kini hadir satu cara imperialisme modern, salah satunya adalah dengan menguasai ekonomi

pergeseran terjadi. dulu politik, kini ekonomi. meski sekarang juga sering dikaitkan dengan politik, tapi ujung-ujungnya adalah kepentingan ekonomi. lupakah kita ketika Irak digempur AS dan anteknya beberapa tahun silam ? dengan beralasan senjata biologis yang membahayakan,namun tujuan utamanya adalah penguasaan minyak dunia.

Globalisasi yang digaungkan, juga "ekor"nya ekonomi (bisnis). lain lagi dengan "climate change" yang kini sedang semarak, setengahnya adalah urusan ekonomi (bisnis).

tak pelak, skala pertumbuhan negara juga diukur dengan pertumbuhan ekonominya. terbukti Singapura, negeri yang berukuran sepertiga pulau Bali menjadi negara termakmur Asia. kenapa ? karena : pertumbuhan ekonomi yang luar biasa.

sahabat, saya tidak menghendaki kita semua terjun dalam dunia ekonomi. kita tak harus terlibat, namun kita layak tahu.

karena, arus deras globalisasi itu bernama : EKONOMI.

No comment »

dalamnya laut dapat dikira…dalamnya hati, siap tahu

Arbi Hadi, M.Vp untuk sahabat fs:

’sibuk apa aja sekarang ?"
"ya masih seperrti yang dulu…."
"ya..yang dulu yang gimana ..?"
"masih belajar untuk mensyukuri apa yang ada.."

percakapan ini yang menggerakkan otot jari ini untuk berbagi pesan. setelah beberapa kali mengirimkan surat cintanya kepada sahabat dengan semangat global untuk sebuah pembaharuan. namun apa salahnya dan menjadi lebih baik rasanya jika tak melupakan kwalitas pribadi.

"syukur", lima huruf yang berarti singkat. lima detik untuk tuts keyboad,satu patah untuk sebuah ucapan. namun amat sering dilupakan. Tuhan pun pernah mengatakan, "manusia selalu dalam keadaan lalai". lantas apa yang mengingatkan ? salah satunya : UJIAN.

jarang tampak didalam keriangan  terpancar cahaya syukur. syukur hanya keluar ketika didalam kesusahan, kegamangan, kegalauan… itu pun hanya sebatas ucapan : YANG SABAR YA…

Lantas apa hubungan antara syukur dan sabar ? hal ini sering dan acap kita ulas. apakah syukur itu saudara dari sabar ? atau syukur itu adalah bagian dari sabar atau sebaliknya?

rasanya pantas kita mengaji ulang, ,menilik lebih dalam. siapa dan apa itu syukur, dan apa itu sabar. saya berpendapat SYUKUR ADALAH SABAR, DAN SABAR ADALAH SYUKUR.

SYUKUR, mengajak kita untuk berSABAR  didalam senang, sementara
SABAR, memerintahkan kita untuk berSYUKUR atas ujian yang diberi.

nah, kembali kepada pribadi kita. sejauh mana kita menapaki dan memaknai SYUKUR DAN SABAR ini ? kenikmatan yang diberi adalah tampak sejati. namun sebenarnya ia bukanlah yang hakiki. musibah yang diberi juga tampak kekal..namun sejatinya ia juga bukanlah sesuatu yang baqa.

dalam laut dalam dikira, dalamnya hati (memaknai syukur dan sabar) siapa tahu…

No comment »

satu ucap : KERJA KERAS!

satu ucap : KERJA KERAS! 

lama bertumbuh, menunggu bersemi, manis berbuah.. itu yang kurasakan kini. meski ia masih seumur jagung. masih banyak yang harus ia lalui agar terus bisa menjadi lebih baik.

polesan cinta, paduan kasih sayang, dan sedikit sentuhan agresif. NEKAD|Prodctn kini mulai diperhitungkan. eksistensi yang kian hari kian mencuat. big studio pun membidik NEKAD agar menyatu. dengan berbagai tawaran, fasilitas yang mapan. namun hanya satu yang bisa kami katakan ; KAMI ANTI KEMAPANAN.

semangat kami adalah terus menjadi miskin. miskin akan sesuatu hal yang baru. motivasi kami adalah lapar. lapar akan makanan yang kami sebut tantangan. tujuan kami adalah kebodohan. bodoh akan keajaiban kemampuan kami. dengan jargon ; DITANGAN KAMI SEMUA BERUBAH, terbaik dan termurah!

sedikit tinggi memang. tapi inilah asa. menjulang…mengangkasa…melesat dengan kesederhanaan. dengan optimalkan jaringan.

setelah big studio, kini inkubator fakultas ekonomi unsyiah yang melirik. sebenarnya; APALAH NEKAD NI? . hanya dengan space 3×3 meter, tanpa promotion case, tanpa embel-embel apapun. kami hanya menganut 3Q ; quality, quality, and quality.

sekali lagi jawaban untuk inkubator fakultas ekonomi ; KAMI ANTI KEMAPANAN!.

dari ARBI, NEKAD Founder.
DITANGAN KAMI SEMUA BERUBAH, terbaik dan termurah!

No comment »